Inovasi Psikoterapi Islam Holistik Patambaan Siliwangi dalam Pemulihan Penyakit Kronis di Ponpes Modern Dzikir Al-Fath
Keywords:
Psikologi Islam, Patambaan Siliwangi, Etnofarmaka, Penyakit Kronis, HolistikAbstract
Krisis kesehatan global pada era kontemporer tidak hanya terbatas pada manifestasi fisik penyakit, tetapi juga mencakup distorsi psikis dan kekosongan spiritual. Paradigma kedokteran modern mulai bertransisi dari model biomedis murni menuju pendekatan biopsychosocio spiritual yang mengakui interkoneksi antara jiwa, raga, dan nilai transendental. Patambaan Siliwangi di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi merepresentasikan sintesa unik antara kearifan lokal Pajajaran dengan nilai-nilai Tauhid, menawarkan model psikoterapi Islam holistik yang mengintegrasikan aspek spiritual, energi bioelektrik, pemrograman mental, dan intervensi biokimiawi. Analisis dilakukan secara komprehensif mekanisme integratif model Patambaan Siliwangi serta mengevaluasi efikasi klinisnya terhadap penderita penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan jantung. Analisis retrospektif terhadap 100 rekam medis menunjukkan tingkat keberhasilan rata-rata sebesar 88%. Sinergi antara pilar dzikir, hipnoterapi, tenaga dalam, dan etnofarmaka terbukti meningkatkan resiliensi mental, menstabilkan parameter fisiologis, dan memicu regenerasi seluler. Formulasi "The Synergistic Seven" dengan dosis presisi miligram dan mililiter menjadi instrumen biokimiawi yang kuat. Model ini membuktikan bahwa integrasi psikospiritual energi dan etnofarmaka lokal yang berbasis pada tradisi Siliwangi merupakan prototipe pengobatan holistik yang tangguh dan adaptif dalam menghadapi kompleksitas penyakit degeneratif di masyarakat modern



