Implementasi Kurikulum Pesantren Berbasis Ekonomi SirkularStudi Kasus: Ekosistem Pay It Forward di PondokPesantren Modern Dzikir Al-Fath
Keywords:
Ekonomi Sirkular, Manajemen Kurikulum, Pay It Forward, Pesantren, Kemandirian Finansial.Abstract
Pesantren saat ini menghadapi tantangan untuk menjaga nilai spiritualitas sekaligus beradaptasi dengan era Society 5.0. Banyak institusi mengalami stagnasi akibat ketergantungan finansial yang tinggi pada pihak eksternal dan lemahnya integrasi antara kurikulum akademik dengan kemandirian ekonomi santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme manajerial dan struktur kurikulum di Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath dalam membangun ekosistem mandiri melalui integrasi unit bisnis, etika bisnis berbasis akidah, dan peran alumni dalam jaringan global. Metodologi yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan sirkular yang meliputi pengamatan partisipatif, wawancara mendalam dengan pimpinan dan pengelola unit bisnis, serta studi dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi kurikulum berbasis ekonomi sirkular dilakukan melalui ekosistem "Pay It Forward" yang mensinergikan pilar Faith, Food, and Philanthropy (2F1P). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Integrasi unit bisnis melalui prinsip Learn & Earn mampu membiayai operasional sehingga pendidikan menjadi gratis; (2) Pemanfaatan teknologi biokonversi sampah organik (maggot) memberikan keuntungan ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan; dan (3) Kontribusi alumni melalui zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) menjamin keberlanjutan investasi sosial lintas generasi






